Bogorsportif.Com – Prestasi membanggakan diraih Kontingen selam Kabupaten Bogor, dengan meraih delapan medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Selam yang berlangsung di Cirebon.

Hingga hari kedua pertandingan, para atlet Kabupaten Bogor telah mengoleksi 8 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu.

Pada hari pertama, sejumlah atlet langsung menyumbangkan medali bagi Kabupaten Bogor. Katherina Eda meraih emas nomor 100 meter surface (100sf) dan turut membawa tim meraih emas estafet. Arjuna juga menyumbangkan emas dari nomor 100sf.

Sementara itu, Amanda, Naila dan Kendra turut mempersembahkan medali emas melalui nomor estafet.

Medali perak pada hari pertama diraih Arjuna dari nomor 100 bifins (100bf), Amanda pada nomor yang sama, Naufal dari nomor 400bf dan estafet, serta Ichwan, Pratamayoga dan Lazuardi melalui nomor estafet.

Sedangkan medali perunggu disumbangkan Amanda dari nomor 400bf dan Ichwan pada nomor 100bf.

Memasuki hari kedua, perolehan medali Kabupaten Bogor kembali bertambah. Katherina Eda sukses meraih emas nomor 200sf, sedangkan Arjuna menambah emas dari nomor 50 apnea.

Emas lainnya datang dari nomor estafet putra melalui Ichwan, Zordi, Naufal dan Danis. Pada estafet putri, emas dipersembahkan Bilqis, Jihan, Amanda dan Naila.

Ichwan juga tampil impresif dengan meraih emas nomor 50 bifins. Sementara itu, Zordi menyumbangkan medali perak dari nomor apnea. Dua medali perunggu pada hari kedua diraih Ichwan dari nomor 200bf dan Kendra pada nomor 200sf.

Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Bogor, Lilik Suhartini, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah tampil maksimal di arena kejurnas.

Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa pembinaan atlet selam Kabupaten Bogor terus mengalami perkembangan. Ia berharap para atlet tetap fokus dan menjaga semangat hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai.

“Alhamdulillah sampai hari kedua hasilnya cukup baik. Anak-anak sudah berjuang maksimal dan memberikan yang terbaik. Kami tentu mengapresiasi kerja keras para atlet, pelatih dan seluruh tim,” ujar Lilik.

Ia menambahkan, capaian medali tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi prestasi pada ajang-ajang berikutnya.

“Dengan hasil kejurnas di Cirebon tersebut tentunya  bisa jadi acuan atau bisa dipakai  sebagai  barometer menuju Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi,” pungkasnya. *