( Sumber foto : IG Bambang_odod )

Bogorsportif – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Murka setelah menerima laporan mengenai salah satu oknum guru melakukan indikasi pelecehan kepada murid SMP di Kecamatan Cigombong beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Tawekal mengaku sangat prihatin salah satu murid menjadi korban pelecehan yang dilakukan oknum guru.

“Saya sangat prihatin terkait masalah ini. Untuk itu kami Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor akan memaksimalkan peran TPPK (tim pencegahan dan penanganan kekerasan) yang sudah dibentuk di setiap satuan pendidikan,” ucapnya

Ia juga menyesalkan atas kasus yang menghancurkan dunia pendidikan di Kabupaten Bogor, Karena saat ini Disdik tengah menggencarakan pencegahan kekerasan melalui sosialisasi.

“Kita sedang gencar gencarnya melakukan pencegahan terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah, ini malah ada yg membuat suasana sekolah menjadi tidak aman bagi anak didik,” Tegas Bambang

Kadisdik mendorong aparat penegak hukum (APH) dapat menindak pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. “Kita Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mendorong APH untuk menindak pelaku dengan tegas,”tukasnya

Kekesalan juga dikatakan Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Maman Nurpadilah, Ia menjelaskan sudah memanggil kepala sekolah untuk mengklarifikasi masalah tersebut, “Kepala sekolah itu sudah dipanggil oleh Kadisdik dan kita Disdik telah memberikan penegasan kepada pihak sekolah agar oknum guru tersebut tidak lagi mengajar atau bertugas disekolah itu,” kata Maman

Ia juga menuturkan untuk status pendidikan oknum guru tersebut pihaknya telah menyerahkan ke Kementrian Agama Kabupaten Bogor. “Kita Disdik itu sudah menyerahkan status oknum guru ini ke Kemenag. Dan saya harap pihak kepolisian memberikan tindakan tegas agar oknum guru tersebut mendapatkan efek jera,” jelasnya

Maman berharap pihak keluarga korban segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian agar oknum guru yang menjadi pelaku kasus dugaan pelecehan mendapatkan efek jera. “Kita hormati keputusan pihak keluarga korban, akan tetapi saya berharap pihak keluarga korban segara melaporkan ke polisi agar pelaku mendapatkan efek jera. Karena kalau tidak nanti malah diketahui oleh pelaku lainnya dan menganggap remeh kasus ini, jika pelaku tidak dilaporkan,” pungkas Kabid Pembinaan SMP

Cev/*