Bogorsportif.com – Adies Fitri dipercaya jadi Nakhoda baru cabang olahraha Squash Kabupaten Bogor, 2026-2030 pada Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Ruang Serbaguna Dinas Pariwisata, Sabtu 25 Juli, 2026.
Adies terpilih sebagai ketua menggantikan Oman Saidiman. Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua Umum Squash Jawa Barat, Asep Purwanto dan Pengurus KONI Kabupaten Bogor.
Menurut Asep, olahraga ini tidak berbeda jauh dengan tenis, maupun bulutangkis, sehingga squash bisa dimainkan oleh siapa saja.
Asep juga menyampaikan, squash, khususnya di Jawa Barat, memiliki prestasi yang cukup membanggakan. Olahraga ini pernah meraih juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Di Asia Tenggara, squash Indonesia berada di ranking 2. Ini bukti kalau olahraga ini sangat potensial,” kata Asep.
Begitu juga di Kabupaten Bogor, squash memiliki potensi yang cukup besar, mengingat daerah ini memiliki banyak lapangan.
Bahkan, Kabupaten Bogor memiliki PPOPM, yang kontribusinya sangat besar dalam menyumbang atlet bagi Kabupaten Bogor.
Oleh karena itu, Asep menekankan agar di kepengurusan yang baru ini bisa langsung bergerak membenahi organisasi.
“Jangan berlama-lama, segera benahi kepengurusan agar bisa masuk dalam Jabar Istimewa, agar kita usahakan agar squash Kabupaten Bogor bisa turun di Porprov Jabar 2026,” kata Asep.
Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, Didi Furqon, menyampaikan bahwa pelaksanaan muscab olahraga ini tidak harus diikuti banyak orang.
“Terpenting AD/ART, jangan terpaku pada klub, tapi organisasi yang fokus pada pembinaan dan menjadikan organisasi yang profesional,” kata Didi.
Didi berharap, di bawah kepemimpinan Adies Fitri, PSI Kabupaten Bogor bisa berkembang dan memberikan prestasi terbaik bagi bumi Tegar Beriman, provinsi maupun di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara, Ketua PSI Kabupaten Bogor terpilih, Adies Fitri, mengatakan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab yang besar untuk membangkitkan dan memajukan organisasi dan olahraga yang sempat vakum selama 4 tahun ini.
Adies, sangat optimistis di bawah kepemimpinannya, olahraga squash di Kabupaten Bogor bisa kembali bangkit.
“Kalau perlu bukan hanya di Kabupaten Bogor, tapi provinsi, nasional hingga internasional, kita bisa memberikan prestasi yang membanggakan,” ujar Adies.
Perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang SDM pada Disparekraf Kabupaten Bogor, juga mengungkapkan alasan dirinya mau mengemban tugas sebagai ketua PSI.
Menurutnya, squash bukan hanya sekadar fomo. Olahraga ini, kata dia, sudah banyak menghasilkan atlet-atlet berprestasi.
Bahkan, olahraga ini juga sering mengadakan berbagai turnamen maupun kejuaraan, termasuk ada atlet dari daerahnya yang turun di beberapa event.
“Ini yang membuat sangat semangat memegang olahraga squash,” terang Adies.
Adies juga mengatakan akan langsung bergerak, apalagi ia sudah memiliki gambaran separti apa, dan harus berbuat apa untuk membangkitkan kembali olahraga squash.
“Tetapi, tugas utama kita dan yang utama adalah kita harus melakukan branding, mencari atlet, dan tentunya menjalankan pembinaan,” imbuh Adies Fitri.
