Bogorsportif – Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Bogor mengirimkan 18 atlet untuk mengikuti Negeri Sembilan Open di Malaysia pada 25–30 Juni 2026. Kejuaraan tingkat Asia Tenggara tersebut dijadikan sebagai ajang try out sekaligus pematangan teknik dan mental atlet dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Ketua IKASI Kota Bogor, Subhan, mengatakan seluruh atlet yang diberangkatkan akan bertanding di tiga nomor senjata, yakni epee, foil, dan saber. Kontingen Kota Bogor terdiri dari atlet kategori kadet dan senior.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Negeri Sembilan Open merupakan bagian dari program persiapan menuju Porprov Jawa Barat 2026. Dari 18 atlet yang diberangkatkan, sedikitnya 14 atlet diproyeksikan akan memperkuat Kota Bogor pada ajang multievent tingkat Jawa Barat tersebut.
“Kejuaraan ini kami jadikan sebagai try out untuk persiapan Porprov Jawa Barat 2026. Dari 18 atlet yang berangkat, sedikitnya 14 atlet merupakan bagian dari proyeksi tim Porprov,” ujar Subhan.
Ia menyebut sejumlah atlet yang dipastikan tampil di Negeri Sembilan Open sekaligus menjadi andalan Kota Bogor di Porprov nanti, yakni Adi, Anggi, Arfhal, dan Athar di sektor putra, serta Rara, Najwa, Felisha, dan Zhena di sektor putri.
“Nama-nama itu memang kami siapkan untuk tampil di Porprov. Sementara atlet lainnya juga kami harapkan bisa memberikan kejutan dan menunjukkan perkembangan selama mengikuti kejuaraan ini,” katanya.
Subhan menjelaskan, Negeri Sembilan Open menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus mengasah mental bertanding menghadapi atlet-atlet dari negara Asia Tenggara yang memiliki kualitas kompetitif.
“Selain meningkatkan kemampuan teknik, kami ingin melihat mental bertanding atlet saat menghadapi persaingan di level internasional. Persaingan anggar di Asia Tenggara cukup ketat, sehingga ini menjadi pengalaman yang sangat berharga sebelum Porprov,” jelasnya.
IKASI Kota Bogor pun memasang target meraih tiga medali emas pada kejuaraan tersebut. Target itu diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk tampil maksimal.
“Kami menargetkan tiga medali emas. Semoga seluruh atlet bisa memberikan hasil terbaik dan menjadikan kejuaraan ini sebagai modal penting menghadapi Porprov Jawa Barat 2026,” ungkapnya.
Subhan juga mengajak masyarakat dan Pemerintaj Kota (Pemkot) Bogor untuk memberikan doa dan dukungan kepada para atlet yang akan membawa nama daerah di kancah internasional.
“Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Kota Bogor agar para atlet diberi kesehatan, kelancaran, dan mampu mengharumkan nama Kota Bogor. Semoga hasil dari Negeri Sembilan Open menjadi bekal positif untuk meraih prestasi di Porprov Jawa Barat 2026,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Bogot, Dedi Sumarna berharap agar para fencer Kota Bogor dapat membawa pulang emas sebanyak-banyaknya dalam ajang tersebut, demi mengibarkan bendera Indonesia di pentas internasional.
“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan IKASI yang menjalankan try out ke luar negeri. Mudah-mudahan hasilnya nanti akan maksimal,” ucapnya.
Selain itu, ia berharap agar pengalaman bertanding di level internasional akan memberikan dampak signifikan secara mental bertanding dan meraih medali emas lebih dari target yang telah ditentukan.
“Anggar adalah salah satu olahraga yang kami andalkan untuk dapat meraih banyak emas pada porprov nanti,” tandasnya.*
