Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim bersama manajemen BFS meresmikan sekolah sepakbola di Balai Kota Bogor, Sabtu 23 Maret 2024 || IST

Bogorsportif– Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim secara resmi meluncurkan Bogor Football School ( BFS ) di Balai Kota pada Sabtu 23 Maret 2024 Kemarin.

Dalam Launching tersebut Dedie Rachim mengatakan, saat ini di Kota Bogor telah manambah satu wadah untuk anak-anak menyalurkan bakatnya didunia olahraga sepakbola.


Melalui Bogor Football School, Dedie berharap anak-anak yang menjadi peserta didik juga dapat memahami tentang pengetahuan pesepakbolaan.

Tak hanya itu,  nantinya anak-anak juga memahami tentang pola hidup sehat dan bergizi yang nantinya untuk mencapai sebuah sport sains yang efektif dan efisien menjadikan seseorang berprestasi.

“Iya ini wadah baru, tetapi di sini juga teknik-teknik dan ilmu pengetahuan tentang persepakbolaan yang bisa didapat siswa termasuk orang tua dan juga pelatih serta stakeholder lainnya,” kata Dedie

Hadirnya sekolah sepak bola ini, juga memiliki harapan besar sekaligus target adanya klub sepakbola Bogor yang mampu masuk sampai dengan Liga 1 Indonesia .

“Keinginan itu tentunya dimulai kami pelan-pelan bikin lapangan bola, perbaiki lapangan bola yang rusak, nanti ke depan bikin lagi sarana olahraga yang memadai, itu tadi tujuannya ke depannya,” terangnya

Sepakbola ini juga perlu menjadi sebuah gerakan dari orang tua yang mendukung dan ada kemauan anak-anaknya ditambah pemahaman tentang pengetahuan persepakbolaan yang memadai dan mumpuni.

“Jadi ada klub sepakbola Bogor yang bisa masuk sampai dengan Liga 1 Indonesia,”jelasnya

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Pembina Yayasan Putra Praja Berkarya selaku pemilik BFS menjelaskan, selain menjadi wadah baru bagi anak-anak calon pemain sepakbola, Bogor Football School bisa dikatakan untuk mengembalikan semangat sekaligus menampung minat-minat olahraga khususnya sepakbola bagi karyawan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Hari ini saat launching kami sudah dapat bekal warisan dari sekolah bola sebelumnya yang berjumlah 155 peserta didik, jadi tinggal dikembangkan kedepannya,” kata Atep.

Pengembangan ke depan pun, sambungnya, bukan hanya sebatas di usia pembinaan saja, namun anak-anak yang sekarang kelompok usia kelahiran tahun 2008 bisa naik tingkat ke usia profesional atau memiliki klub sehingga bisa berkompetisi di liga profesional.

Seiring dengan hal itu, Atep mengakui butuh dukungan juga dari berbagai hal baik itu moril, materil, dan sarana prasarana. Terlebih ke depannya memiliki akademi sepakbola.

“Kami juga ingin ke depan punya akademi dengan beasiswa dan ditanggulangi semua kebutuhan anak-anak yang punya prestasi, kemudian bisa lebih intensif diarahkan menjadi pemain sepakbola profesional,” Tukasnya

Dalam acara ini, Bogor Football School juga meluncurkan logo dan jersey baru.

Cev/*