Bogorsportif – Cabang olahraga (cabor) judo menjadi penyumbang pertama dengan memborong empat medali emas dari seluruh kategori kata yang dipertandingkan di GOR Indoor B Pajajaran, Kamis (5/11/2026).

Empat medali emas tersebut diraih melalui nomor Nage No Kata 1 Dan, Nage No Kata, Ju No Kata 1 Dan, dan Ju No Kata.

Dominasi atlet tuan rumah terlihat dari keberhasilan mereka menempati posisi pertama di seluruh nomor tersebut.

Pada nomor Nage No Kata 1 Dan, atlet Kota Bogor mencatatkan nilai 220,5, unggul jauh dari Kabupaten Karawang yang meraih 182,5 dan Kabupaten Indramayu dengan 166,5.

Sementara di nomor Nage No Kata, Kota Bogor mengumpulkan nilai 383,5. Posisi kedua ditempati Kabupaten Bekasi dengan 344 poin, disusul Kabupaten Karawang yang memperoleh 289 poin.

Keunggulan berlanjut pada nomor Ju No Kata 1 Dan. Kota Bogor mengamankan emas dengan nilai 341, mengungguli Kabupaten Karawang (302) dan Kota Sukabumi (299,5).

Sedangkan pada nomor Ju No Kata, Kota Bogor kembali menjadi yang terbaik dengan raihan 388 poin. Kabupaten Karawang berada di posisi kedua dengan 330,5 poin, sementara Kabupaten Subang menempati peringkat ketiga dengan 318,5 poin.

Keberhasilan menyapu bersih empat emas tersebut disaksikan langsung Wakil Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

Ia mengaku bangga karena judo mampu memberikan kontribusi besar pada awal pertandingan Kamis. Apalagi, empat emas tersebut berhasil dikumpulkan hanya dalam waktu sekitar tiga jam.

“Keempat kategori semuanya diborong habis diraih oleh para atlet Bogor. Keempatnya dapat juara satu dengan poin tertinggi, dapat medali emas,” kata Jenal seusai pertandingan.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal positif bagi kontingen Kota Bogor untuk melanjutkan perjuangan di sejumlah cabang olahraga lainnya.

Jenal berharap keberhasilan judo bisa menjadi pemantik semangat bagi para atlet yang masih akan bertanding, sekaligus membuka jalan bagi tercapainya target 100 medali emas.

Selain judo, Kota Bogor juga mengandalkan sejumlah cabang olahraga bela diri, di antaranya kurash, sambo, pencak silat, dan taekwondo.

“Semoga menjadi motivasi dan langkah awal bahwa 100 emas insyaallah optimistis dapat terwujud dengan berbagai potensi dari masing-masing cabor,” pungkasnya.*