Bogorsportif – Tim sepakbola putri Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan demi mewujudkan target meraih medali emas pada Porprov Jawa Barat 2026 mendatang.
Setelah memastikan diri lolos ke ajang Porprov, Srikandi Bogor Istimwa julukan bagi Tim Sepakbola Putri Kabupaten Bogor menjalani laga uji coba melawan Putri Mataram di Stadion Tridadi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (15/1/2025).
Uji coba tersebut menjadi bagian penting dari program persiapan tim, khususnya untuk mengukur perkembangan permainan, kekompakan tim, serta kesiapan fisik dan mental para pemain jelang kompetisi utama.
Manajer tim sekaligus Ketua Asosiasi Sepakbola Wanita Kabupaten Bogor, Neneng Nurhasanah, mengatakan laga uji coba ini sengaja dilakukan di luar daerah untuk memberikan pengalaman bertanding yang lebih kompetitif kepada para pemain.
“Setelah memastikan tiket ke Porprov Jabar 2026, kami langsung fokus ke persiapan. Uji coba ini penting untuk melihat sejauh mana kesiapan tim, terutama menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda,” ujar Neneng Nurhasanah.
Menurutnya, target yang dibidik oleh tim Srikandi Bogor Istimewa cukup tinggi, yakni meraih medali emas. Namun demikian, Neneng menegaskan bahwa target tersebut harus dibarengi dengan kerja keras, disiplin, dan evaluasi berkelanjutan.
“Target kami jelas emas, tetapi tentu tidak bisa instan. Masih banyak yang harus dibenahi, mulai dari kekompakan tim, komunikasi antarpemain, hingga penyelesaian akhir. Semua itu akan menjadi bahan evaluasi setelah uji coba ini,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih tim Srikandi Bogor Istimewa Saepuloh Maulana, mengungkapkan bahwa laga melawan Putri Mataram memberikan banyak catatan penting bagi tim pelatih.
“Dari uji coba ini kami melihat progres yang cukup baik, tetapi masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Kekompakan tim dan penyelesaian akhir menjadi fokus utama evaluasi kami,” kata Saepuloh.
Ia menjelaskan, secara permainan para pemain sudah mulai menunjukkan pemahaman terhadap skema dan strategi yang diterapkan. Namun, konsistensi permainan dan ketenangan saat berada di area pertahanan maupun lini serang masih perlu diasah.
“Secara fisik dan semangat bertanding, anak-anak sudah cukup bagus. Tinggal bagaimana menjaga ritme permainan dan memaksimalkan peluang yang didapat. Ke depan, kami akan lebih menajamkan finishing dan memperkuat chemistry antarlini,” jelasnya.
Saepuloh juga menekankan pentingnya rangkaian uji coba lanjutan sebagai bagian dari pembentukan tim ideal menuju Porprov Jabar 2026.
“Kami masih punya waktu untuk terus berbenah. Akan ada uji coba-uji coba berikutnya sebagai bagian dari proses pembentukan tim yang solid dan siap bersaing di level provinsi,” tambahnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan serta dukungan penuh dari manajemen dan Asosiasi Sepakbola Wanita Kabupaten Bogor, tim sepakbola putri Kabupaten Bogor optimistis dapat tampil maksimal dan bersaing merebut prestasi tertinggi di Porprov Jawa Barat 2026.*
