Mentri ATR/ BPN Hadi Tjahjanto saat melihat area pesawahan di Des Gunung Bundar Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor Senin 13 Februari 2024 || IST

Bogorsportif – Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto meminta Pemprov Jabar dan Pemkab Bogor, bisa maksimal mempertahankan lahan pangan pertanian berkelanjutan ( LP2B) dikawasan Pamijahan Kabupaten Bogor. Hal ini diungkapkannya saat memberikan sertifikat di Desa Gunung Bundar Senin 12 Februari 2024 kemarin.

Hari Tjahjanto juga mengagumi keindahan alam pesawahan dan lembah batu di Desa Gunung Bunder 2, Pamijahan, Kabupaten Bogor. Ia meminta, agar keindahan itu dijaga baik oleh masyarakat.

“Saya berpesan, sawah bapak maupun ibu tetap menjadi sawah. Nanti, Pemdes Gunung Bunder 2 dengan didukung Pemkab Bogor dan Pemprov Jawa Barat harus menjadikan Lembah Batu menjadi objek wisata alam (tematik),” kata Hadi Tjahjanto

Kepada Pemkab Bogor dan Pemprov Jawa Barat, ia juga meminta tetap mempertahanlan Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B).

“Disini sawah irigasi dan kondisi alamnya sangat baik, sumber airnya bersih juga melimpah dan hasil panen pertaniannya bagus. Pemkab Bogor dan Pemprov Jawa Barat harus mempertahankan LP2B,” tutur Hadi Tjahjanto.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin Triadi menuturkan bahwa pembangunan objek wisata alam yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bisa mengunakan anggaran dana desa (DD).

“Pembangunan objek wisata alamnya bisa menggunakan anggaran DD atau dana stimulan lainnya dari Pemkab Bogor. Sementara untuk LP2B akan kita pertahankan sesuai Perda RTRW,” ucap Bey Machmudin Triadi.

Sementara Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengatakan bahwa Pemkab Bogor bakal mempertahankan Perda LP2B dan Perda RTRW yang kebetulan masih dalam tahap revisi.

“Pemkab Bogor akan mendukung pengembangan pembangunan objek wisata alam, apalagi ini diluar Kawasan Puncak. Saat ini, Perda RTRW masih direvisi dan kami menjaga sekali LP2B yang kebetulan sudah berbentuk Perda,” tukas Asmawa Tosepu.

FER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *